Haji Indonesia

CARA PENDAFTARAN HAJI INDONESIA

1.Mendaftarkan diri (membuka tabungan haji) di Bank Penyelenggara Ibadah Haji dengan membawa fotocopy KTP,dan uang setoran awal minimal Rp. 500.000,00 (Lima Ratus Ribu Rupiah).
 
2.Jika Saldo telah mencapai 20 juta, maka Bank akan memberikan formulir dan meminta calon Haji untuk melengkapi persyaratan (passport, foto, dsb) dan melunasi sisa kekurangan biaya Ibadah Haji.
 
3.Berkas persyaratara Pendaftaran Haji Reguleran yang telah dipenuhi (point 2) dibawa ke Departemen Agama (Depag) setempat. Bisa dilakukan sendiri atau oleh pihak bank.
 
4.Dari Departemen Agama (Depag) didapatkan nomor porsi.
 
5.Tunggu pengumunan resmi apakah nomor porsi termasuk pada kelompok keberangkatan di tahun berjalan atau tidak (atau tahun berikutnya).
Biasanya pihak bank juga akan menghubungi / memberitahukan.
 
6.Jika ternyata kita termasuk kelompok keberangkatan pada tahun berjalan, lakukan pengisian formulir dari Depag (Mengisi formulir pernyataan, bahwa kita akan mengambil jatah keberangkatan). Formulir dari Depag harus disertai hasil test kesehatan dari puskesmas sesuai pembagian wilayah.
7.Mengikuti manasik pada KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) tertentu atau ikut Depag.
 
8.Tunggu pengumuman kloter, jadwal Keberangkatan/ kepulangan. Informasi bisa juga dilihat di KBIH. Mengambil buku pedoman, tas dan perlengakapan lain.
 
9.Berangkat ke Tanah Suci
Tanggal
Kegiatan
Mekah
8 Zulhijah
(pagi)
- Setelah berpakaian dan berniat Ihram, berangkat dari Mekah ke
  Mina atau langsung ke Arafah
Mina
8 Zulhijah
(siang-malam)
- Bermalam (mabit) di Mina sebelum berangkat ke Arafah
Mina - Arafah
9 Zulhijah
(pagi-siang)
- Berangkat ke Arafah setelah matahari terbit atau setelah sholat
  subuh
Arafah
9 Zulhijah
(siang-sore)
- Berdoa, dzikir, tasbih sambil menunggu waktu Wukuf
  (pada siang hari)
- Shalat Dzuhur dan Ashar dijama' qasar (Dzuhur 2 rakaat, Ashar 2
  rakaat),  dilaksanakan pada waktu Dzuhur.
- Tepat ketika matahari tengah hari bergeser (melewati jam 12
  siang) ke ufuk terbenam,&nbsptibalah waktu Wukuf.
- Laksanakan Wukuf dengan berdoa, dzikir, talbiyah, istighfar
  terus menerus dan berhenti saat Maghrib.
Arafah-Muzdalifah
9 Zulhijah
(sore)
- Setelah matahari terbenam, berangkat ke Muzdalifah. Sholat
  Maghrib nanti dilakukan di Muzdalifah (dijamak dengan sholat
  Isya)
Muzdalifah
9 Zulhijah
(malam)
- Sholat Maghrib dan Isya dijamak ta'khir
- Mabit di Muzdalifah, paling tidak berhenti sebentar sampai
  lewat tengah &nbspmalam.
- Mengumpulkan 7 batu kecil utk melontar Jumrah Aqabah besok pagi
  (setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah)
- Setelah sholat Subuh pd tgl 10 Zulhijah, berangkat ke Mina
Mina
10 Zulhijah
(subuh)
- Melontar Jumrah Aqabah 7 kali
- Tahallul awal
- Ke Mekah untuk melakukan Tawaf Ifadah, Sai dan Tahallul Qubra,
  bagi yang menginginkan
- Harus berada kembali di Mina sebelum Maghrib
- Mabit di Mina sampai lewat tengah malam.
Mina
11 Zulhijah
(subuh-malam)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Mabit di Mina, paling tidak sejak sebelum maghrib sampai lewat
  tengah malam
Mina
12 Zulhijah
(pagi)
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Bagi yang Nafar Awal, kembali ke Mekah sebelum Maghrib
  dilanjutkan dengan Tawaf Ifadah, Sa'i serta Tahallul Qubra bagi
  yang belum
- Bagi yang Nafar Tsani, mabit di Mina
Mina
13 Zulhijah
(pagi)
Bagi yang Nafar Tsani
- Melontar Jumrah Ula, Wustha dan Aqabah masing-masing 7 kali
- Kembali ke Mekah
Mekah
13 Zulhijah
(siang-malam)
- Tawaf Ifadah, Sa'i dan Tahallul Qubra bagi yang belum.
  Bagi yang sudah melakukan Sa'i sesudah Tawaf Qudum
  (ketika baru tiba di Mekah) tidak perlu lagi melakukan Sa'i. Tinggal
  melakukan Tahallul saja.
  Tawaf dan Sa'i yang dilakukan juga berfungsi sebagai Tawaf dan
  Sa'i Umroh
- Ibadah Umroh dan Haji Selesai. 

Created by Moh. Ma'sum
085290024512
Salatiga

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Haji Indonesia"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel