Pentingnya Mengajarkan Ibadah Sholat Pada Anak Usia Dini

Siti Aisyah KKN MDR ABHINAYA

Kangsoma.com-(Pati)Pendidikan merupakan aset terpenting untuk kemajuan bangsa. Maka dari itu setiap warga Negara wajib menyelesaikan pendidikan dari tingkat dini hingga perguruan tinggi. Pendidikan kepada anak sejak dini bukan hanya sekedar pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan keterampilan anak, namun juga menstimulasi, membimbing, dan mengasuh.

Banyak orang tua yang mengabaikan pendidikan anak pada usia dini, dengan alasan khawatir kehilangan masa bermainnya, padahal 80% pembentukan karakter manusia dimulai sejak usia 0-6 tahun, atau sering disebut masa emas anak (golden age).

Berdasarkan hasil penelitian sekitar 50% kapabilitaas kecerdasan orang dewasa telah terjadi ketika anak berumur 4 tahun, 80% telah terjadi perkembangan yang pesat tentang jaringan otak ketika anak berumur 8 tahun dan mencapai puncaknya ketika anak berumur 18 tahun, dan setelah itu walaupun dilakukan perbaikan nutrisi tidak akan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif.

Selain mengajarkan pendidikan formal dan nonformal pada anak sejak dini, pendidikan informal juga tak kalah penting untuk membentuk karakter positif. Bagi orang tua muslim pendidikan rohani ini bisa dimulai dengan mengajari anak mengenai tata cara sholat.

Pada dasarnya, semua agama mengajarkan tentang kebaikan yang dapat mencegah umatnya agar tidak melakukan perbuatan negatif. Ajaran yang dimaksud meliputi norma atau attitude, bijak dalam bersikap, menghargai orang lain, bahkan belajar menghargai diri sendiri dan kehidupan secara menyeluruh.

Sebagai orang tua harus mengajarkan pendidikan agama pada anak sejak dini agar lebih dekat dengan Sang Pencipta. Dengan belajar dan paham mengenai agama, nilai-nilai kebaikan akan mulai dipupuk. Dengan demikian, anak bisa memiliki fondasi hidup yang jelas untuk melindungi diri ketika beranjak dewasa.

Melihat di era globalisasi sekarang ini, banyak dari generasi milenial terlebih muslim, sangat mengabaikan rukun Islam yang ke-2 ini, yakni sholat. Maka dari itu para orang tua jangan pernah letih mengajarkan kewajiban tersebut pada anak sejak usia dini atau sebelum mereka memasuki usia baligh, yakni sekitar usia 4-10 tahun.

Rasullullah Saw bersabda:

"Perintahlah anak-anakmu agar mendirikan shalat tatkala mereka telah berumur tujuh tahun, dan pukullah (secara ringan dan tidak menyakiti) karenanya tatkala mereka telah berumur sepuluh tahun.” (HR. Abu Dawud dan Al- Hakim)

Mengajari anak bukan hal yang mudah, kita harus bersabar karena mood anak kecil sangat labil, kendati demikian, berikut beberapa tips mudah mengajari anak tentang tatacara shalat.

1. Menanamkan  Ilmu Tauhid

Sebelum mengajarkan praktik sholat, sebaiknya orang tua harus memberikan pemahaman mengenai kuasa Allah SWT kepada anak. Tanpa disadari mereka akan menanamkan kepercayaan dan cinta kepada Allah di hati mereka.

2. Menanamkan Pentingnya Ibadah

Setelah memberikan pemahaman mengenai keberadaan Allah, tugas orang tua selanjutnya adalah menjelaskan secara teori tentang betapa pentingnya ibadah sholat. Contohnya, orang tua menjelaskan kepada anak mengapa sholat itu wajib untuk umat muslim dan apa konsekuensi yang didapatkan jika  ibadah sholat ditinggalkan.

3. Menjadi Contoh yang Baik

Anak cenderung meniru apa yang mereka lihat, sebagai orang tua harus memanfaatkan golden age anak dengan memberikan contoh-contoh yang baik, termasuk ibadah sholat. Misal ketika orang tua sholat berjamaah di rumah maupun di masjid, ajaklah anak-anak karena secara tidak sadar mereka akan memahami betapa pentingnya ibadah sholat.(Penulis : Siti Aisyah, KKN MDR Kel. 16 Abhinaya  Ipmafa  2020)


 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel