Urgensi Pendidikan Dan Dakwah Keagamaan Islam Sejak Dini

Kangsoma.com(Pati)Usia dini adalah usia yang sangat menentukan masa depan si anak di masa mendatang. Karena pada usia ini anak-anak pertumbuhan dan perkembangan fisik serta mental yang luar biasa, pada usia ini juga pembentukan watak, karakter serta kepribadian anak. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memberikan pendidikan jasmani maupun rohani sejak dini, pentingnya penanaman nilai-nilai agama sejak dini agar tercipta insan yang berakhlak mulia. Anak-anak akan menjadi generasi masa depan sehingga wajib untuk mengembangkan kebiasaan nilai-nilai positif sejak usia dini.

Dekadensi moral pada anak umumnya disebabkan oleh kurangnya pendidikan dan dakwah keagamaan pada anak, pendidikan agama bisa menjadi solusi utama dari permasalahan dekadensi moral pada anak. Dengan adanya pendidikan dan dakwah  agama, diharapkan anak-anak dapat menerapkan nilai-nilai moral, sopan santun serta norma dan etika yang baik dalam penerapan kehidupan sehari-hari.

Untuk itu, sangat perlu sekali membekali anak-anak dengan pendidikan agama sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan hingga saat dewasa. Apalagi hampir semua masyarakat indonesia mayoritas beragama islam, oleh sebab itu pendidikan dan dakwah keagamaan sangatlah peting untuk dijadikan prioritas utama masyarakat, karena pengaruhnya sangatlah besar dalam pembentukan karakter dan moral anak. Dengan terwujudnya suatu karakter pada generasi muda, akan berdampak positif baik untuk dirinya sendiri maupun orang disekitarnya, dan dapat mengubah perubahan dalam masyarakat, yang dulunya sangat pasif, tidak dapat melihat agama secara keseluruhan, dan berakhlak yang kurang baik, dan sekarang menjadi aktif dalam segala hal dan berwawasan luas, berakhlakul karimah. Karena, jika seseorang masih mempunyai kepribadian yang sangat kuno, pasti akan banyak sekali masalah yang muncul dan mengakibatkan pertentangan antar kelompok maupun individu.

Anak yang memiliki karakter yang baik akan menjadi orang dewasa yang mampu membuat keputusan dengan baik dan bijak serta siap mempertanggung jawabkan setiap keputusan yang diambilnya. sudah seharusnya sekolah sebagai institusi pendidikan turut menanamkan karakter baik pada setiap anak.

Menurut kemendikbud, setidaknya ada 5 karakter yang perlu ditanamkan pada anak usia dini.

1.     Karakter Religius

Menanamkan karakter religius adalah langkah awal menumbuhkan sikap, sifat dan perilaku keberagamaan pada masa perkembangannya.

2.      Cinta Kebersihan dan Lingkungan

Penanaman rasa cinta kebersihan yaitu menjaga kebersihan diri sendiri dan kebersihan lingkungan sekitar. Apabila anak dalam kondisi sehat dan jiwa yang kuat, maka anak dapat dengan mudah mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik.

3.     Sikap Jujur

Sikap jujur memberikan dampak yang positif terhadap berbagai sisi kehidupan, baik di masa sekarang ataupun masa yang akan datang. Sikap jujur merupakan investasi yang sangat berharga dan modal dasar bagi terciptanya komunikasi efektif dan hubungan yang sehat.

4.     Sikap Peduli

Sikap peduli merupakan tindakan selalu ingin memberi bantuan kepada orang lain yang sedang membutuhkan. Misalnya saat ada teman kelas yang sakit, maka bisa menjenguk. Dengan adanya sikap peduli yang akan melekat dalam diri anak sejak dini maka akan disenangi banyak teman.

5.     Rasa Cinta Tanah Air

Nasionalis atau cinta tanah air adalah cara berpikir, bertindak, dan berwawasan menempatkan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi maupun klompok. Sikap nasionalis dapat ditanamkan salah satunya  melalui upacara bendera. Dengan ditanamkannya sikap nasionalis, saat anak dewasa apabila terjadi ancaman terhadap negara, ia akan menjadi orang yang rela berkorban dan berani memposisikan dirinya di barisan yang paling depan demi menyelamatkan negara tercinta.

 

Adapun salah satu bagian penting yang harus diperhatikan terkait dengan pendidikan yang harus diberikan sejak usia dini adalah mengajarkan dakwah pada anak  usia dini, sehingga dakwah sudah menjadi kebiasaan dan menjadi bagian hidup mereka ketika sudah dewasa nanti. Dakwah dipandang sebagai proses pendidikan yang baik harus mengacu pada nilai islam yang diterapkan sedini mungkin kepada anak. Apabila proses tersebut dapat berjalan dengan baik, maka akan tercipta generasi muda yang baik dan memiliki komitmen yang kuat. Mengenalkan dakwah pada anak usia dini membutuhkah kesabaran yang sangat ekstra. Adapun caranya melalui membiasakan membaca al-qur’an, mengenal rosul, memperkenalkan tokoh-tokoh islam mulai dari sahabat nabi, para imam dan ulama, para pahlawan dan mujahidin islam. Adapun metode dalam pengenalan dakwah kepada anak usia dini sangat bervariasi, diantaranya bercerita, bernyanyi, bermain peran, tauladan, karya wisata, berpidato maupun bersyair.

 

Manfaat pendidikan agama untuk masa depan banyak sekali macamnya, salah satunya, diharapkan mampu menghasilkan manusia yang selalu berupaya menyempurnakan iman, takwa dan berakhlak mulia. Pendidikan agama itu tidak akan berjalan dengan lancar apabila tidak ada kekuatan iman yang mendasari pada diri generasi muda. Sebab, dengan kekuatan imanlah, seseorang mempunyai pendirian yang akan menjadikan benteng pertahanan menghadapi segala situasi dan kondisi yang ada. Maka untuk itu, agama islam mengajarkan solusi-solusi dari setiap masalah yang ada, seperti islam mengajarkan kepada umat islam agar tidak berputus asa dalam menghadapi sesuatu, serta anjuran untuk selalu bersungguh-sungguh untuk bisa mendapatkan apa yang di inginkannya sehingga menciptakan generasi muda yang memiliki semangat juang untuk bangkit kembali dalam mensyiarkan ajaran agama islam

Maka dari itu, pentingnya pendidikan serta dakwah keagamaan islam pada generasi muda saat ini perlu ditanamkan sejak dini untuk mewujudkan cita-cita masyarakat islam yang sesuai dengan perintah Allah dan membangun karakter akhlakul karimah sebagai bekal menuju jalan yang telah disiapkan oleh Allah SWT untuk setiap hambaNya yang mau belajar sesuai ajaran agama islam.( Oleh : Fauziatul Lu’luah KKN MDR NANDIKA IPMAFA 2020)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel