HIKMAH DIBALIK VIRUS CORONA


Oleh: Fathun ni’mah KKN MDR 2020 Saptadasa 

Kangsoma.com( Tanjung Sekar ) Di akhir akhir ini dunia dihebohkan dengan adanya virus corona (covid-19), yang menjadi pembicaraan yang panas di belahan bumi, virus corona masih mendominasi ruang publik dalam jangka waktu yang sangat singkat saja namanya menjadi trending topik dibicarakan di sana-sini, dan diberitakan secara masif di media cetak maupun elektronik, Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV-2) yang lebih dikenalnya dengan sebutan virus corona adalah jenis virus baru dari coronavirus yang menyebabkan penyakit menular ke manusia yang penularannya sangat  cepat .

 

Virus Corona (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus yang baru ditemukan ,Walaupun lebih banyak menyerang ke lansia(orang tua), virus ini sebenarnya bisa juga menyerang siapa saja, mulai dari bayi, anak-anak, dan hingga orang dewasa. Gejala yang dapat ditimbulkan adalah  ganguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat,dan sampai kematian.

 

Hal ini yang membuat dibeberapa negara di belahan dunia menetapkan kebijakan untuk memberlakukan lockdown dalam rangka mencegah penyebaran virus corona di negara kita Indonesia sendiri juga  diberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran virus iniagar tidak menyebar kemana-mana. Karena Indonesia sedang melakukan PSBB, maka semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah harus dihentikan sampai pandemi ini mereda , Akibat dari pandemi covid-19 ini, hal ini menyebabkan diterapkannya kebijakan untuk memutus mata rantai, penyebaran virus covid-19.

Ada beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah di Indonesia salah satunya dengan menerapkan himbauan kepada masyarakat agar melakukan  physical distancing yaitu himbauan untuk menjaga jarak diantara masyarakat, menjauhi aktivitas dalam bentuk berkerumunan, perkumpulan, dan menghindari adanya pertemuan yang melibatkan banyak orang, Dan Upaya seperi itu  ditujukan kepada masyarakat agar dapat dilakukan untuk memutus rantai penyebaran pandemi covid-19 yang terjadi saat ini .

 

Pemerintah menetapkan kebijakan yaitu dengan  bekerja dari rumah (WFH), Kebijakan ini merupakan upaya yang diterapkan kepada masyarakat agar dapat menyelesaikan segala pekerjaan di rumah .

 

Pendidikan di Indonesia saat ini adalah  salah satu bidang yang terdampak akibat adanya pandemi covid-19 tersebut. Dengan adanya pembatasan interaksi kementerian Pendidikan di Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yaitu dengan meliburkan sekolah dan mengganti proses Kegiatan Belajar Mengajar dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring). Dalam sistem pembelajaran secara daring ini terkadang muncul berbagai masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru, seperti materi pelajaran yang belum selesai disampaikan oleh guru kemudian guru mengganti dengan tugas lainnya.

 

Hal tersebut menjadi keluhan bagi siswa karena tugas yang diberikan oleh guru lebih banyak,tetapi ada pula hikmah dibalik pandemi ini diantarnya :

  1. Mengajari dan meningkatkan kesadaran orang tua tentang bagaimana cara mendidik anak-anak mereka dalam belajar dari rumah . Dalam menemani anak belajar dari rumah malah ada orang tua yang suka marah-marah mendapati anaknnya yang susah diatur ketika belajar. Kejadian seperti  ini memberikan manfaat positif pada orang tua bahwa mendidik ternyata tidak mudah, diperlukan ilmu dan kesabaran, akan tercipta hubungan erat antara orang tua dan guru.
  2. Dengan adanya Virus corona juga memberikan hikmah pembelajaran yang dilakukan di rumah, dapat membuat orang tua menjadi lebih mudah untuk memantau dan mengawasi perkembangan belajar anak secara langsung, Orang tua lebih gampang membimbing dan mengawasi belajar anaknya dari rumah, membuat komunikasi antara orang tua dengan anak semakin terjalin dengan baik. Dan jika ada kesulitan materi yang di berikan guru Orang tua bisa membantu anaknya.
  3. Dapat meningkatkan kepekaan sosial. Hal ini juga terlihat dari banyaknya kelompok  lembaga swasta dan pemerintah yang ikut prihatin dan melakukan aksi terhadap sesama baik untuk tenaga medis dengan membantu Alat Pelindung Diri (APD), dan  sembako kepada masyarakat miskin yang terkena dampak Covid 19.
  4. Mayarakat dunia untuk menahan diri berkumpul bersama. Dengan adanya ini kita memiliki waktu lebih banyak yang bisa kita gunakan untuk lebih mendekatkan diri dan bermunajad kepada sang Khaliq (Dzat yang telah menciptakan segalanya).

Semoga dimasa pandemi ini kita dapat mengambil hikmanya dan manfaatnya supaya kita dapat bersyukur atas nikmat yang telah diberikan Allah,dan semoga pandemi cepat berlalu agar kita bisa menjalani hari-hari seperti biasa lagi .(Penulis : Fathun Ni’mah KKN MDR 2020 SAPTADASA PIAUD IPMAFA )


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel